Motivasi
dan Definisi
Motivasi
adalah suatu perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai
dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. (Mr. Donald :
1950).
Motivasi
adalah suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah
laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan atau keadaan dan kesiapan
dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu (belajara)
dalam mencapai tujuan. (Drs. Moh. Uzer Usman : 2000)
Motivasi
adalah kekuatan tersembunyi di dalam diri kita yang mendorong kita untuk
berkelakuan dan bertindak dengan cara yang khas (Davies, Ivor K : 1986)
Motivasi
adalah usaha – usaha untuk menyediakan kondisi –
kondisi sehingga anak itu mau melakukan sesuatu (Prof. Drs. Nasution :
1995)
Robbins
dan Judge (2007) mendefinisikan motivasi sebagai proses yang menjelaskan
intensitas, arah dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan.
Samsudin
(2005) memberikan pengertian bahwa yang dimaksud dengan motivasi sebagai proses
mempengaruhi atau mendorong dari luar terhadap seseorang atau kelompok kerja
agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan.
Motivasi
juga dapat diartikan sebagai dorongan (driving force) dimaksudkan sebagai
desakan yang alami untuk memuaskan dan memperahankan kehidupan.
Mangkunegara
(2005,61) menyatakan : “motivasi terbentuk dari sikap (attitude) karyawan
dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation). Motivasi merupakan
kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju
untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang pro dan
positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk
mencapai kinerja maksimal”.
Sujono
Trimo memberikan pengertian motivasi adalah suatu kekuatan penggerak
dalam prilaku individu dalam prilaku individu baik yang akam menentukan
arah maupun daya ahan (perintence) tiap perilaku manusia yang didalamnya
terkandung pula ungsur-ungsur emosional insane yang berasangkutan
Motivasi
adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu
untuk mencapai tujuannya. (Mitchell, T. R. Research in Organizational Behavior.
Greenwich, CT: JAI Press, 1997, hal. 60-62.) Tiga elemen utama dalam definisi
ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. (Robbins, Stephen P.; Judge,
Timothy A. (2008). Perilaku Organisasi Buku 1, Jakarta: Salemba Empat.
Hal.222-232)
Kesimpulan:
Berdasarkan
beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi dapat
dipandang sebagai fungsi, fungsi sebagai daya penggerak
dari dalam individu untuk melakukan aktivitas tertentu dalam
me ncapai tujuan. Motivasi dipandang dari segi proses, berarti motivasi
dapat dirangsang oleh faktor luar, untuk menimbulkan motivasi dalam diri siswa melalui proses rangsangan belajar sehingga dapat mencapai tujuan
yang di kehendaki.
Motivasi daipandang dari segi tujuan, berarti motivasi
merupakan sasaran stimulus yang akan dicapai. Jika seorang mempunyai keinginan
untuk belajar suatu hal, maka dia akan termotivasi untuk mencapainya.
No comments:
Post a Comment